Powered by Blogger.

BLOG STANDAR SAJA BUAT NULIS NULIS DAN NYIMPEN ILMU

berita POPULER+

Showing posts with label BANTUAN SOSIAL. Show all posts
Showing posts with label BANTUAN SOSIAL. Show all posts

Tuesday, November 09, 2021

PENDAMPING PKH LAMPUNG SELATAN MULAI PEMUTAHIRAN TAHAP 1 2022

Lampung Selatan, 09-11-2021- Pendamping PKH diKabupaten Lampung Selatan, dipengujung tahun 2021 segera melakukan pemutahiran data KPM untuk mendapatkan data yang valid KPM PKH.

seperti kita ketahui siklus pemutahiran data dilakukan oleh pendamping, jika KPM mengalami perubahan data baik secara data administrasi ataupun komponen PKH.


SIKLUS PKH 



#PPKHLAMPUNGSELATAN

#PKHLAMPUNG

#PKH

#BANSOSPKH

#KEMENSOSRI


LINK untuk pemutahiran atau LINK

Published: By: Admin - November 09, 2021

Wednesday, November 25, 2020

PENANDATANGAN MOU PEMUTAHIRAN DTKS KEMENTERIAN SOSIAL DENGAN BPS UNTUK TAHUN 2021

Kementerian Sosial menjalin kerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk keperluan pemutakhiran data penduduk miskin dan kerja sama untuk memastikan proses pemutakhiran data selesaikan Juli 2021. "Hari ini,  telah ditandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) kedua lembaga. Kami siapkan lebih dari 100 ribu petugas yang akan bekerja memutakhirkan data. Dan ini perlu bimbingan dari BPS untuk pemutakhiran data judul bisa,"  kata Sekretaris Jenderal Hartono Laras usai acara penandatanganan PKS dengan Sestama BPS Margo Yuwono di Kantor BPS, Jakarta (11/11).

Menurut Sekjen Kemensos,  Penandatanganan PKS ini sebagai tindak lanjut dari MOU Kemensos dan BPS  yang telah dilaksanakan 2018, khususnya dalam pemutakhiran DTKS yang akan dilaksanakan pada tahun 2021 dan harus selesai pada bulan Ramadhan Juli 2021.

Dalam DTKS Kemensos terekam 40% data penduduk dengan tingkat penghasilan terendah. Kemensos akan meningkatkan data warga miskin dan  lebih banyak,  yakni 60% sejalan dengan dampak pandemi yang meningkatkan jumlah orang miskin. 


INFO SELENGKAPNYA 

Published: By: Admin - November 25, 2020

Saturday, November 14, 2020

Cara Dapat BST Bansos Rp 500 Ribu per KK

Ilustrasi BLT /Kabar Joglosemar/Galih Wijaya


Pendaftar Bantuan Sosial Tunai (BST) bansos Rp 500 ribu bisa cek dulu namanya sebagai penerima bansos atau tidak di cekbansos.kemsos.go.id bisa mencairkan dana.

Jika nama tertera pada daftar penerima bantuan namun belum pernah menerima maka bisa menanyakan hal tersebut di nomor (WA) WhatsApp 0811 10 222 10 dengan format: Nama Lengkap (spasi) Nomor KTP (spasi) Alamat lengkap (spasi) Aduan

Bansos 500 ribu ini adalah bantuan untuk keluarga yang belum termasuk dalam Program Keluarga Harapan (PKH).

Pendaftaran Program Bantuan Sosial Tunai (BST) ini masih dibuka dan bisa mendaftar hingga kini. Bahkan, ada kabar bahwa BST ini akan diperpanjang hingga tahun 2021.

Namun, pada 2021 jumlah bantuan yang akan diberikan turun menjadi Rp 300 ribu per KK dengan harapan jumlah penerima bantuan bisa lebih banyak.

Program tersebut merupakan Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk setiap Kepala Keluarga (KK) atau dikenal dengan Bansos 500 ribu. Pemerintah menyediakan kuota sebanyak 9 juta keluarga untuk mendapatkan bantuan ini.

merintah berharap, dengan adanya bantuan untuk masyarakat dapat membantu meringankan beban ekonomi akibat dampak dari pandemi Corona.

Bansos BST Rp 500 ribu ini murni ditujukan untuk keluarga non PKH atau yang belum pernah mendapat bantuan apa pun dalam Program Keluarga Harapan (PKH). 

selengkapnya

Published: By: Admin - November 14, 2020

Friday, November 13, 2020

Mensos Targetkan Graduasi KPM PKH Sebesar 30 Persen pada 2021

Mensos Juliari P Batubara bersama Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Pepen Nazaruddin bersama Bupati Simalungun JR Saragi (kiri) memberikan penghargaan kepada pendamping pkh yang berhasil menggraduasi keluarga penerima manfaat terbanyak di kabupaten simalungun, hari ini.(Dokumentasi Humas Ditjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos RI) Penulis Nicholas Ryan Aditya | Editor Kristian Erdianto Add caption

Menteri Sosial Juliari P Batubara mewacanakan peningkatan target graduasi Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH) dari 10 persen pada 2020 menjadi 30 persen pada 2021. Tercatat, ada 10 juta KPM pada 2021. Peningkatan jumlah graduasi ini memberikan kesempatan warga miskin yang belum pernah mendapatkan PKH bisa menggantikan mereka yang tergraduasi atau tidak lagi menjadi penerima manfaat. "Kalau Pak Dirjen bilang target graduasi 10 persen, maka saya bilang jika perlu 30 persen pada tahun depan," kata Juliari dalam keterangan tertulis, Kamis (12/11/2020). 

Pendamping PKH harus menghilangkan rasa tidak enak hati kepada KPM PKH yang sudah layak digraduasi. "Pendamping PKH dalam menjalankan tugasnya tidak hanya mendampingi tetapi juga menilai apakah KPM tersebut masih layak atau tidak menerima PKH," tutur dia. 

Published: By: Admin - November 13, 2020